Jalan-jalan ke Bandung, Kesenangan Tak Terbendung

Liburan ke Bandung selalu menjadi hal yang menyenangkan jika dilakukan pada hari sibuk, yakni hari senin hingga sabtu. Kebetulan tanggal 21-23 Agustus yang jatuh pada hari Minggu sampai Selasa, saya mendapatkan kesempatan ikut sahabat saya ke Bandung untuk keperluan bisnis. Kami berkumpul di kantor Trans Corp untuk keberangkatan Minggu sore. Sudah bisa ditebak kalau perjalanan dari Jakarta ke Bandung sangat lancar tanpa macet yang berarti. Karena pada Minggu sore itu biasanya arus balik dari Bandung ke Jakarta, untuk mereka yang akan kembali pada kesibukan bekerja di Ibu Kota.

Kurang dari 3 jam, kami sudah sampai tujuan dan menginap di Hotel Ibis yang berdekatan dengan Trans Luxury Hotel. Meskipun tidak  menginap di Trans Luxury Hotel, saya tetap bisa mampir ke hotel sebelah untuk berselfie ria sambil menikmati kemawahan fasilitas yang ditawarkan Trans. Disana ada kolam renang dengan life guard yang bertugas untuk menjaga keselamatan para tamu hotel.

Kolam Renang di Trans Luxury Hotel

Selain itu juga terdapat kolam yang dengan koleksi ikan koi, yang memilki filosofi kemakmuran, kekayaan, dan kemandirian. Ikan koi biasa dijadikan sebagai symbol Cina yang dipercayai dapat membawa keberuntungan bagi si pemilik.

Ikan Koi Sebagai Simbol Kejayaan

Setelah selesai melihat-lihat lantai dasar. Kami langsung menuju ke lantai 18, disana terdapat tempat makan, beserta live music dan skywalk. Skywalk itu pengertian lainnya, jembatan layang kaca yang dimana tamu hotel dapat melihat kebawah jalan raya diketinggian 80 m dari tanah. Hal ini menjadi  daya tarik tersendiri untuk para pasangan muda, keluarga maupun sahabat yang ingin mengabadikan pengalaman berdiri diatas skywalk.

Diatas skywalk bersama sahabat saya

Di hari kedua, kami lagi-lagi mendapat kesempatan untuk menikmati wahana yang tersedia di Trans Studio Bandung, yang letaknya tak jauh dari Trans Luxury Hotel. Disana saya hanya mencoba 1 wahana yakni vertigo trans. Wahana permainan ini seperti komidi putar namun versi ini lebih ekstreme, karena memang secara instan membuat para pengunjung pusing dan mual.

Saya setelah mencoba vertigo

Selain vertigo trans, masih banyak wahana seru yang bisa dicoba seperti Jelajah Trans Studio Bandung. Wahana ini mengajak pengunjung seolah mereka berada di hutan rimba yang berisi binatang buas dan banyak kejutan yang tidak terduga. Lalu, ada juga The Ocean! Disini kita bisa menemukan Dory, si ikan berwarna biru. The Ocean itu sendiri diperkenalkan tanggal 10 Mei 2015, berarti sekitar 1 tahun yang lalu. Disini kita bisa melihat betapa indahnya dan kayanya biota laut Indonesia. Disana juga terdapat informasi lengkap mengenai makhluk hidup dan beberapa makhluk laut yang hidup dikedalaman laut yang paling dalam, yang hampir kita jarang temui.

Begitulah cerita saya mengeni penjelajahan saya di kota Bandung yang cukup singkat itu. Semoga dikesempatan yang lain dapat berlibur lebih panjang, dan mencicipi semua wahana yang tersedia di Trans Studio Bandung.

Advertisements
Jalan-jalan ke Bandung, Kesenangan Tak Terbendung

Kenal Lebih Dalam Seorang Kartika Djoemadi

Siapa tak kenal sosok Kartika Djoemadi, wanita yang cukup lama bergelut di dunia bisnis bidang real estate, konsultan komunikasi, dan public advocacy, akhir-akhir ini berperan penting menjadi relawan politik. Komunitas yang berhasil dibangunnya dikenal sebagai JASMEV (Jokowi Advanced Social Media Volunteer) yang dengan sukses membuat Jokowi menduduki kursi rang nomor 1 di Indonesia. JASMEV didirikan untuk membantu Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berkampanye diajang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Kartika Djoemadi berasal dari keluarga tentara, yang mana Ayahnya yang bernama Djoemadi Poerwosoemarto merupakan seorang seorang perwira tinggi Angkatan Darat dari kesatuan Zeni. Sedangkan ibunya bernama Sri Ngadiyah Achmadi yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah.

Latar belakang pendidikan Kartika Djoemadi pun cukup menganggumkan. Ia berhasil menyelesaikan pendidikannya di bidang Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Pendidikan Pascasarjana di bidang komunikasi dari Program Pascasarjana Manajemen Komunikasi,. Kedua gelar tersebuat ia dapatkan dari salah satu Universitas Negeri terbaik di Indonesia, yakni Universitas Indonesia.

Tahun 2005, Kartika Djoemadi memutuskan untuk mendirikan perusahaan yang bergerak dibidang komunikasi bersama dengan teman-temannya yang mengerjakan pekerjaan Public Advocacy untuk perusahaan swasta maupun nasional. Karirnya semakin cemerlang sampai akhirnya menjadi Chapter President DKI Jakarta, Junior Chamber International Indonesia (JCI Indonesia) di tahun 2007. Tak hanya sampai situ, level pemimpin juga ia cicipi pada tahun 2008 sebagai Ketua Kompartemen BPP Hipmi, sedangkan tahun 2013 sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Real Estate Indonesia sampai sekarang ini.

 

Kenal Lebih Dalam Seorang Kartika Djoemadi

Kartika Djoemadi Menjadi Jajaran Komisaris Danareksa

Pada saat pengangkatan Kartika Djoemadi sebagai salah satu komisaris Danareksa, membawa namanya muncul dipermukaan. Kemudian, pengangakatannya dicurigai atas dasar keterlibatannya dalam kampanye pilpres 2014, 2 tahun yang lalu, yang didukung oleh tim JASMEV (Jokowi Advanced Socia Media Volunteers). Begitupun media massa membuat headline pemberitaan, seakan-akan Kartika sudah mendapatkan slot di jajaran komisaris Danareksa tanpa kerja keras.

Nyatanya pun tidak demikian. Peran Kartika sebagai pemimpin JASMEV, memang memiliki dampak yang besar atas keberhasilannya membawa Jokowi menjadi RI 1. Namun, bukan berarti keberhasilan Jokowi menjadi RI 1, menjadikan Kartika duduk dijajaran komisaris Danareksa tanpa kemampuan apapun. Kemampuan dalam memimpin tidak diragukan lagi. Mengapa tidak, ada sekitar total 30.000 relawan JASMEV yang tersebar diseluruh Indonesia, yang dapat ia awasi dan pimpin dengan baik.

Bukan hanya itu, latar belakang pengalaman Kartika dalam dunia usaha juga patut dijadikan contoh. Ia aktif dalam berbagai macam organisasi seperti REI (Real Estate Indonesia), dan HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia). Bahkan posisinya bukan hanya menjadi anggota biasa, namun pada posisi strategis diberbagai macam organisasi.
Tentu bukan kualifikasi yang biasa. Pastinya pengangkatan Kartika menjadi slah satu komisaris Danareksa, berdasarkan keputusan profesional dan melalui beberapa tahap penyisihan.

Kartika Djoemadi Menjadi Jajaran Komisaris Danareksa

PGN Penuhi Permintaan Gas Pada Bulan Ramadhan

Gas bumi PGN telah dipersiapkan untuk memenuhi permintaan masyarakat di Jawa Timur selama Ramadhan maupun Lebaran 1433 Hijriah. Hal ini dikarenakan akan banyak warga yang membutuhkan bahan bakar untuk memasak berbagai macam masakan, untuk sahur dan buka puasa. Seperti kolak, es buah timun suri, dan berbagai macam gorengan. Selain itu juga, momen puasa seperti ini dapat dijadikan sebagai pendapatan tambahan warga untuk berjualan di pinggir jalan.

Karena tingkat konsumsi yang akan meningkat sekitar 10-15%, penggunaan gas bumi PGN menjadi alternatif energi baik dalam penggunaannya. Untuk mencapai permintaan gas, pihak PGN pun akan menambah infrastruktur berupa jaringan gas di wilayah kerjanya baik ke arah selatan dan barat.

Meskipun hampir semua harga bahan pokok cenderung meningkat pada bulan puasa, sudah dipastikan bahwa di Jawa Timur harga gas bumi sebagai energi baik dari pihak PGN tidak ada kenaikan yang berarti. Namun, untuk penetapan harga terakhir ditentukan kepada kepala daerah masing-masing sesuai dengan biaya operasional yang berbeda-beda.

Dengan upaya pemenuhan kebutuhan gas bumi oleh PGN di Jawa Timur khusunya, kini jumlah pelanggan mencapai 12.500 dari kalangan rumah tangga dan 369 pelanggan dari industri besar. Dimana hal ini dapat disimpulkan, bahwa gas bumi memberi dampak positif dari segi finansial dan baik untuk lingkungan hidup masyarakat.

PGN Penuhi Permintaan Gas Pada Bulan Ramadhan

Kualitas Lingkungan Menurun, PGN Terus Menjalin Kerjasama Dengan Berbagai Pihak

Kualitas lingkungan hidup Indonesia menurun, pernyataan tersebut didukung oleh adanya data terkait berdasarkan indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) yang terdiri atas tiga indikator utama yaitu indeks kualitas udara (IKU) yang berada pada angka 84,96 dimana kondisinya kurang, indeks kualitas air (IKA) di angka 53,10 yang menunjukan sangat kurang, dan yang terakhir indeks kualitas tutupan lahan (IKTL) pada angka 58,55 yang masih dibilang kurang memadai.

Dari nilai keseluruhan, dapat dikatakan kualitas lingkungan hidup Indonesia masih harus terus ditingkatkan demi kelangsungan hidup yang lebih baik, dan pemanfaatan energi yang bersih. Banyak upaya yang dapat dilakukan oleh masyarakat, dimulai dari hal kecil dengan membuang sampah pada tempatnya, mematikan lampu yang tidak perlu, menghemat air, mengurangi pemakaian kendaraan bermotor dengan berjalan kaki (jika jarak tempuh dekat) dsb.

Disamping upaya dari masyarakat, tentunya adanya kerjasama dalam pelestarian lingkungan hidup dengan terlibat perusahaan negara, yakni PGN yang terus mendukung pengadaan konversi energi dari BBM ke BBG. Maka dari itu, PGN terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk terlibat supaya dampaknya lebih maksimal.

Dimulai dari menandatangi kerjasama dengan Perum Damri dalam hal pemanfaatan gas bumi bahan bakar bus dan truk milik BUMN. Selain itu juga, PT Zebra Energy yang menyediakan gas bumi yang nantinya akan dikompres menjadi CNG. Tak hanya sampai jajaran korporasi, pemerintah daerah juga digandeng oleh pihak PGN untuk mengembangkan infrasturktur di wilayah tersebut.

 

Kualitas Lingkungan Menurun, PGN Terus Menjalin Kerjasama Dengan Berbagai Pihak

PGN Dinobatkan Sebagai Perusahaan yang Peduli Lingkungan

PGN menjadi salah satu dari 25 perusahaan BUMN yang mendapatkan penghargaan  dari Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia  (KEHATI) bagi perusahaan yang memenuhi prinsip-prinsip sustainable and responsible investment (SRI). Pemberian penghargaan ini diberikan dalam acara penganugerahan SRI-KEHATI Award 2014 di Jakarta.

Untuk mendapatkan pernghargaan ini, PGN telah melalui penilaian 3 aspek yakni  aspek bisnis inti, aspek finansial, dan aspek fundamental, dimana seleksi dilakukan sebanyak 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Mei dan November. Selain itu juga, PGN dianggap sebagai perusahaan yang sudah menjalankan bisnis sesuai dengan prinsip berkelanjutan yang begitu peduli terhadap lingkungan hidup, pengembangan masyarakat sekitar, hak asasi manusia, ketenagakerjaan, perilaku bisnis dan tata kelola perusahaan yang baik.

Prinsip yang jelas dipegang teguh oleh PGN adalah komitmennya untuk peduli terhadap lingkungan hidup, yang diwujudkan melalui penghijauan di kawasan Desa Kasongan, Yogyakarta, dengan melakukan penanaman bibit pohon untuk mengurangi emisi saat acara Kasongan Art Festival (KAF) III 2013.

Terdapat sekitar 10.000 bibit yang telah ditanam oleh PGN dan Panitia KAF demi penghijauan lingkungan hidup. Adapun bermacam-macam jenis bibit pohon yaitu jenis keras seperti Jati, Jinitri, Albasia, Damar, Kelengkeng, Jambu, Rambutan dengan ukuran 70-100 cm. Dengan begini PGN berharap agar Kawasan Desa Wisata Kasongan, menjadi lebih baik. Mengingat problematika yang dihadapi cukup banyak, seperti masih banyaknya warga yang membuang sampah sembarangan, belum baiknya pengelolaan sampah plastik yang berdampak buruk bagi lingkungan dan pengembangan pelestarian pohon.

PGN Dinobatkan Sebagai Perusahaan yang Peduli Lingkungan

Kritisnya Lahan Indonesia, PGN Tidak Diam

Lingkungan hidup merupakan suatu tempat kehidupan yang perlu dijaga dan dikelola secara bijak. Hal ini sangat diperlukan supaya kelangsungan hidup manusia dapat terus berjalan dengan baik. Namun banyak permasalahan yang ditemui pada lingkungan hidup.

Menurut penuturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya  disebuah pemberitaan Voice of America, bahwa ada sekitar 24 lahan lingkungan hidup Indonesia dalam keadaan kritis dan butuh perhatian penuh serta penanganan yang cepat. Hal ini diungkapkannya, saat kunjunganya di Solo, Jawa Tengah.

Dengan berkerjasama dengan Perguruan Tinggi dan beberapa sekolah yang menjalankan konsep green campus yakni sebuah gerakan pelestarian lingkungan hidup, untuk melakukan penyuluhan tentang pentingnya melestarikan lingkungan hidup. Beberapa tindakan yang telah dilakukan adalah dengan melakukan penanaman bibit-bibit pohon, sehingga akan membantu percepatan di lahan yang sudah kritis penghijauan ini.

Selain itu, gerakan konversi energi, dimana peralihan energi perubahan bentuk energi dari yang satu menjadi enegi yang lain. Salah satu contohnya adalah Program pemerintah dengan konversi BBM ke BBG, bertujuan untuk mendorong pemanfaatan gas bumi yang lebih luas.

Didukung dengan kepedulian PGN dengan lingkungan, sekitar tahun 2012 mengadakan pagelaran green campaign di parkir timur, Senayan sebagai bentuk kepedulian atas lingkungan. Kegiatan ini ditujukan untuk warga supaya lebih cerdas dalam memilih energi yang bersih dan ramah lingkungan.

PGN berkomitmen untuk mengembangakn gas sebagai salah satu sumber energi yang ramah lingkungan, dalam rangka memanfaatkan bumi sebagai sumber energi alternatif yanng lebih bersih dan jauh lebih hemat.

 

Kritisnya Lahan Indonesia, PGN Tidak Diam